Cara Memasarkan Produk Ekspor Melalui Media Online (Digital Marketing Strategy for Export)

Posted on

Setelah sebelumnya kita membahas tentang Prosedur Ekspor Secara Umum dan Tips trik dari praktisi senior ekspor, kali ini kita akan mendalami tehnik – tehnik marketing online khusus untuk memasarkan produk ekspor. Karena tujuan utamanya adalah untuk ekspor ke negara lain maka target lokasi yang kita bidik juga negara – negara lain di luar Indonesia.

Saat ini dengan kemajuan teknologi internet yang sangat pesat, hampir semua pelaku usaha memiliki kesempatan sama dalam memasarkan produknya ke luar negeri atau mengekspor barangnya. Jika dahulu untuk melakukan pemasaran ekspor memerlukan budget atau dana yang relatif besar dan hanya bisa dilakukan oleh perusahaan korporasi, saat ini dengan teknologi internet perusahaan skala UMKM dan perorangan pun berkesempatan untuk memasarkan produknya ke luar negeri. Kabar baik selanjutnya adalah dalam tehnik pemasaran online ini salah satunya memiliki sifat pemasaran “low budget but high impact“. Asyik apa asyik 😀

Pemasaran Produk Ekspor Menggunakan Media Digital
Pemasaran Produk Ekspor Menggunakan Media Digital

Media Digital Untuk Memasarkan Produk Ekspor

Lalu apa saja media – media digital yang bisa kita gunakan untuk memasarkan produk ekspor kita ? Mari kita kupas satu per satu.

Company Website & Katalog Digital

Fungsi website adalah sebagai display produk – produk yang akan kita tawarkan kepada para pembeli dari negara lain. Melalui website setidaknya calon pembeli bisa mengetahui informasi awal mengenai spek produk yang kita jual serta profil perusahaan kita. Di dalam website pada umumnya kita bisa menampilkan produk berformat gambar (photo) atau video disertai dengan text. Untuk katalog digital mirip dengan website namun biasanya informasi dalam katalog lebih fokus ke detil spek produk beserta hal-hal yang mensupportnya seperti packaging, dll.

Contoh website perusahaan yg berorientasi ekspor adalah sebagai berikut : Nusagri.com

B2B atau B2C Marketplace

Online marketplace bisa dianalogikan seperti pasar atau mall virtual yang bisa di akses secara online melalui jaringan internet. Dalam marketplace tersebut kita bisa mencari dan membeli barang, serta membuka “lapak” dan mendisplay (menjual) barang kita. Untuk pembagian berdasarkan pola bisnisnya kita mengenal istilah Business to Business (B2B) Marketplace  dan Business to Customer (B2C) Marketplace. Dari namanya bisa kita artikan secara sederhana bahwa B2B adalah marketplace untuk berjualan barang grosiran (Quantity banyak), sedangkan B2C adalah marketplace untuk menjual barang secara ritel atau eceran.

Contoh B2B Marketplace adalah alibaba.com, keytrade.com, sedangkan contoh B2C Marketplace adalah ebay.com, aliexpress.com. Untuk selanjutnya kita akan fokus membahas tehnik pemasaran pada B2B Marketplace saja.

Direct E-Mail & Messenger

Strategi direct email atau messenger biasanya kita mengirimkan quotation (penawaran) kepada prospek buyer melalui alamat e-mail yang sudah kita kumpulkan terlebih dahulu. Saat ini penyempaian quotation tersebut semakin berkembang, tidak hanya via e-mail tapi bisa juga menggunakan instant messenger seperti WhatsApp, Line, WeChat, dll.

Catatan : Sebelum mengirimkan quotation sebaiknya kita mengumpulkan alamat atau no contact calon buyer terlebih dahulu (list building) agar pekerjaan lebih efektif dan efisien.

Search Engine Marketing (SEM)

Search Engine Marketing merupakan suatu effort agar produk yang akan kita jual muncul di halaman awal search engine seperti Google, Bing, dll. Mengapa harus search engine dan mengapa harus muncul di halaman awal ? Menurut beberapa referensi yang kami dapat, sebagian orang mencari produk yang mereka perlukan melalui search engine, dan biasanya pencari tersebut hanya tertarik untuk membuka beberapa halaman awal saja dari hasil pencarian.

Lalu apa yang kita tampilkan di search engine ? Biasanya setelah mempunyai website, maka website itulah yang akan kita usahakan untuk tampil di halaman awal search engine.

Untuk tehnik search engine marketing secara umum ada dua cara, yaitu cara gratis atau organik namun memerlukan effort yang cukup panjang, atau cara berbayar (cepat namun ada biaya yang dikenakan kepada kita). Kedua tehnik tersebut akan kita bahas pada tulisan tersendiri karena cukup panjang 😉

Social Media Marketing (SMM)

Ada yang sudah menggunakan Instagram, Facebook, atau Linkedin ? Pasti media – media tersebut sudah tidak asing di telinga kita kan 😀

Aplikasi – aplikasi tersebut biasa disebut dengan Social Media (Sosmed). Dengan sosial media tersebut kita bisa terhubung dengan banyak orang di dunia secara online, hal tersebut yang akan kita manfaatkan untuk “memajang” produk-produk kita supaya orang – orang dari berbagai penjuru dunia mengetahuinya.

Seperti search engine, tehnik social media marketing juga ada dua cara, yaitu cara gratis (organik) dan cara berbayar.

Berikut list social media populer yang bisa kita manfaatkan untuk memasarkan produk dengan target ekspor :

  • Google Plus
  • Facebook
  • Instagram
  • Pinterest
  • Linkedin
  • Youtube
  • dll

Bagi anda yang ingin belajar lebih mendalam & serius dalam bidang pemasaran ekspor, bisa mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Optima Learning berikut :

Selain pelatihan ekspor, Optima Learning juga menyediakan layanan “Digital Marketing for Export” yang akan membantu anda untuk mengeksekusi teknik-teknik digital marketing khusus untuk tujuan ekspor sbb :

Banyak sebab mengapa orang perlu memakai layanan ini, antara lain karena belum mengerti cara eksekusinya (gaptek), belum ada sumber daya untuk eksekusinya (belum ada personil yg ahli dlm perusahaannya), belum ada alokasi waktu untuk melakukan effort tersebut, dan sebab lainnya.

Banner Public Training Export - Import 2018 Blue
Banner E-Learning